Melaluinya sampai larut, terasa kesal. Menuju waktu ku yang semakin bnyak. Terlalu. Banyak. Kerja.
Tinggal sisa sisa kenangan disana. Tapi masih dan masih kembali lagi besok. Kawan. Pedas mata ku terus melihat monitor.Masih harus terus dan tetap terus. Sampai bisa. Disana. Aku berdiri. Akan proses hidupku. Akan lelah larut waktuku tersita.Siapa pun akan tahu. Mengenai tulisan ini dan titik disana aku dapatkan.
Kita adalah waktu dan segala isinya.
Zafit Nurdin
Tidak ada komentar:
Posting Komentar