Minggu, 16 Juni 2013

Akhir April


Sekarang tempat tidurku tak serapi dulu sayang.
Kamu tidak lagi sedekat bersamaku. Kamu yang biasanya masih mengingatkan ku menatanya. Merapikan tempat tidurku, mengganti spreinya. Dunia seakan berputar menuju kearah yang tak tentu. Dimana dan akan kemana. Kita belajar kebersamaan bersama tentang kedekatan rasa kita sayang. Sekuat apa kita ini.

Setiap hari menjadi indah kah saat ini? Sayang, hari ini bukan yang kita harapkan sebenarnya. Kamu tak lagi memanggilku semesra, sedekat kemarin. Bukan, apa ini hanya yang ku tidak pahami? Kadang butuh kegigihan yang tinggi. Aku bukan orang yang akan gagal lagi sayang. Ada kenangan yang memang harus kita bangun untuk keindahan bukan kepedihan. Sedekat malam ini kamu merayu ku dulu meminta ku berjalan dekat dengan ku. Semua jalan ini harus kita jalani seadanya sesederhana apa yang kita miliki, tidak muluk2, cukup-cukup saja. Apa kamu bisa sesederhana yang aku ingin? Tidak membuatku terkena panas akan siang yang panas menandakan hujan deras dengan anginnya. Bagaimana pun aku akan membawa mu nantinya dengan keserhanaan tanpa kesanksian dari dirimu. Sesulit apakah kamu nanti dengan ku. Seperti kemarinkah yang kamu berikan pada hal diluar pikirku. Seperti kemarinkah kamu berikan sekompleks ketidak beradaanku. Seperti kemarinkah kamu berikan ku segala paparan nyata tak terungkap. Bukan ini yang aku harap, dan ini bukan datang dari ketidakpercayaanku, tetapi hanya tagihan tentang semua kamu denganku. Bisa saja kamu lepas atau ikat ini hanya tetang moral dalam rasa ini. Silahkan.
Sayang, kamarku sudah banyak berubah. Rak bukunya sudah tidak aku tata. Sekarang aku tidur tanpa sprei. Oiya, baju-baju kotornya msih terpasang dibalik lemari dan pintu. Terakhir kamu melipatkan baju kotorku waktu itu kamu sangat sederhana ku pandang. Tak sesulit apa yang kamu lakukan ‘kemarin’. Sayang, maaf aku sangat ingat sekali ‘kemarin’ yang kamu lakukan dengan ku. Ada yang memang harus kutumbuhkan sendiri, tanpa atau dengan mu. Salam sayangku.

Apakah kau masih membelaiku semesra dahulu...
Saat kudekap kau dekaplah lebih mesra...
Lebih dekat..,


29-4-13
April-ku
OST GIE – PUISI CAHAYA BULAN

Tidak ada komentar:

Posting Komentar