Kamu tidak lagi sedekat bersamaku. Kamu
yang biasanya masih mengingatkan ku menatanya. Merapikan tempat tidurku,
mengganti spreinya. Dunia seakan berputar menuju kearah yang tak tentu. Dimana
dan akan kemana. Kita belajar kebersamaan bersama tentang kedekatan rasa kita
sayang. Sekuat apa kita ini.
Setiap
hari menjadi indah kah saat ini? Sayang, hari ini bukan yang kita harapkan
sebenarnya. Kamu tak lagi memanggilku semesra, sedekat kemarin. Bukan, apa ini
hanya yang ku tidak pahami? Kadang butuh kegigihan yang tinggi. Aku bukan orang
yang akan gagal lagi sayang. Ada kenangan yang memang harus kita bangun untuk
keindahan bukan kepedihan. Sedekat malam ini kamu merayu ku dulu meminta ku
berjalan dekat dengan ku. Semua jalan ini harus kita jalani seadanya
sesederhana apa yang kita miliki, tidak muluk2, cukup-cukup saja. Apa kamu bisa
sesederhana yang aku ingin? Tidak membuatku terkena panas akan siang yang panas
menandakan hujan deras dengan anginnya. Bagaimana pun aku akan membawa mu
nantinya dengan keserhanaan tanpa kesanksian dari dirimu. Sesulit apakah kamu
nanti dengan ku. Seperti kemarinkah yang kamu berikan pada hal diluar pikirku.
Seperti kemarinkah kamu berikan sekompleks ketidak beradaanku. Seperti kemarinkah
kamu berikan ku segala paparan nyata tak terungkap. Bukan ini yang aku harap,
dan ini bukan datang dari ketidakpercayaanku, tetapi hanya tagihan tentang
semua kamu denganku. Bisa saja kamu lepas atau ikat ini hanya tetang moral
dalam rasa ini. Silahkan.
Sayang,
kamarku sudah banyak berubah. Rak bukunya sudah tidak aku tata. Sekarang aku
tidur tanpa sprei. Oiya, baju-baju kotornya msih terpasang dibalik lemari dan
pintu. Terakhir kamu melipatkan baju kotorku waktu itu kamu sangat sederhana ku
pandang. Tak sesulit apa yang kamu lakukan ‘kemarin’. Sayang, maaf aku sangat
ingat sekali ‘kemarin’ yang kamu lakukan dengan ku. Ada yang memang harus
kutumbuhkan sendiri, tanpa atau dengan mu. Salam sayangku.
Apakah kau masih membelaiku semesra dahulu...
Saat kudekap kau dekaplah lebih mesra...
Lebih dekat..,
29-4-13
April-ku
OST
GIE – PUISI CAHAYA BULAN
Tidak ada komentar:
Posting Komentar