Sabtu, 08 Oktober 2011



DI KALA HUJAN TAK BERHENTI

Titik air yang terasa begitu semarak dalam hati
Hujan membawaku pada rasa itu kembali
Rasa kasih yang timbul dari jiwa yang seakan mati
Mati bagaikan tumbuhan yang tak memiliki bunga, daun, akar
Dan yang tumbuh hanya sebatang tumbuhan lurus
Yaitu raga ini

Tumbuhan ini akan kesana-kemari terkena
Angin sepoi yang tak berbisik sekalipun
Tumbuhan ini juga sendiri,
Bahkan hama pun tak mau mendekatinya
Maupun semut yang bahkan hampir setiap hari berada disana

Tak ada yang tau jiwa tumbuhan ini
Karena tumbuhan ini seperti aku
Aku yang hanya berjalan di atas rel kehidupan ini
Aku yang hidup untuk hidupku saja
Dan aku yang sendiri termenung
Di kala hujan tak berhenti



09/02/2011
Zafit Nurdin

Tidak ada komentar:

Posting Komentar