Minggu, 02 Desember 2012

PBL

PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH

A.            PENGERTIAN
Problem-Based Learning (PBL) atau Pembelajaran Berbasis Masalah (PBM) adalah metode pengajaran yang bercirikan adanya permasalahan nyata sebagai konteks untuk para peserta didik belajar berfikir kritis dan keterampilan memecahkan masalah, dan memperoleh pengetahuan (Duch, 1995).  Finkle dan Torp (1995) menyatakan bahwa PBM merupakan pengembangan kurikulum dan sistem pengajaran yang mengembangkan secara simultan strategi pemecahan masalah dan dasar-dasar pengetahuan dan keterampilan dengan menempatkan para peserta didik dalam peran aktif sebagai pemecah permasalahan sehari-hari yang tidak terstruktur dengan baik.  Dua definisi di atas mengandung arti bahwa PBL atau PBM merupakan setiap suasana pembelajaran yang diarahkan oleh suatu permasalahan sehari-hari.

Rabu, 28 November 2012

Filosofi Kopi

Kopi yang kamu minum hari ini?
"DEE"
Kopi Tiwus :
Artinya

"Walau tak ada yang sempurna hidup ini indah begini adanya"

"Kalau saja hidup tidak ber-evolusi,kalau saja sebuah momen dpt selamany menjadi fosil tanpa terganggu,kalau saja kekuatan kosmik mampu stagnan dsatu titik,maka tanpa ragu aku akan memilih satu detik brsamamu utk diabadikan. Cukup satu."
-(filosofi kopi 41)-

Cinta jgan selalu dtempatkan sbg iming iming besar,atau spti ranjau yg tahu tahu meledakkan mu entah kapan dan kenapa. 

Cinta yg sudah dpilih sebaikny diikutkan dsetiap langkah kaki,merekatkan jemari,dan brjalan kalian brgandengan.

Karena cinta adl mengalami. Cinta adalah aku dan kamu. Interaksi. Perkembangan dua manusia yg terpantau agar tetap harmonis.

Karena cinta pun hidup dan bukan cuma maskot utk dsembah sujud.
-(fil-kop 43)-





Sebuah Kumpulan Prosa Dewi DEE Lestari yang berimajinasikan tinggi. SILAHKAN DOWNLOAD DISINI

Selasa, 27 November 2012

Pembelajaran Matematika :: Pengertian, Model, Media, Strategi

Pembelajaran Matematika


HW Fowler (dalam Amin Suyitno, 1985:736) mendefinisikan bahwa “mathematics is the abstract science of space and number”
Matematika adalah ilmu abstrak ruang dan nomor
Sedangkan Marshal Walkter (1955:115) menyatakan bahwa “mathematics may be defined as the study of abstract and their interrelations”.  
Matematika dapat didefinisikan sebagai studi abstrak dan keterkaitannya.

Mathemathic is the best
Menurut The American Educator Encyclopedia (1955) disebutkan bahwa “mathematics : an inclusive term for a number of branches of learning that deal with magnitudes, number, quantities and their relationships”. Dari definisi di atas dapat disimpulkan bahwa karakteristik matematika adalah : Pembelajaran matematika


  • Pembelajaran matematika dilakukan berjenjang. Dari konkret- semi konkret-abstrak-abstrak sederhana-kompleks.
  • Pembelajaran matematika mengikuti metode spiral. Konsep baru dikembangkan dengan mengaitkan konsep yang telah dipahami siswa dan konsep baru meruakan perluasan konsep sebelumnya.
  • Pembelajaran matematika mengunakan pola deduktif. Artinya dari umum ke khusus. Tetapi untuk jenjang SD menggunakan pola induktif yaitu dari khusus ke umum.
  • Pembelajaran matematika menganut kebenaran konstitusi.. Artinya pemyataan dianggap benar jika didasarkan pada pernyataan yang sebeumnya dianggap benar.

Minggu, 01 April 2012

Malam-Pagi


Malam-Pagi

Malam ini seperti neraka..
tertusuk-tusuk
mengharap pagi..
kenapa kau pagi?

|Begitu saja malam menebak|
|Aku tak mau ada yang hilang dengan pagi|
|Sejuk, embun, hijau|
|Menyikap kesunyian, ramai|

Apa waktu itu akan datang lagi?
Ketika pagi menyongsong
Matahari sudah tinggi
Aku terbangun dengan kekosongan siang

Sejujurnya aku tak mau dan
benarbenar  tidak mau..
Menelan ludah saja kering
Aku ingin hiasan pagi indah
biru pagi, hening, dan kau muncul.. 


Purworejo, 23 Maret 2012

Selasa, 20 Maret 2012

Lupa

LUPA (untuk kaum kaum berpikir disana)

Angan-angan dalam lumbung pikir
Tak tersampai oleh tangan
Rasa dalam gaung dada
Mampet berputar-putar

Mungkin ini rasanya ketidaktauan diri
Seolah berjalan-jalan saja
Mana yang harus kemana
Siapa yang harus dimana

Filosofi-filosofi kehidupan yang muntah
Apa saja menjadi kediktatoran
Membanjiri kebenaran
Menggenang diatas permukaan yang hanyut

Ini negara bebas?
Ini kehidupan pilihan?
Pilihan adalah kesalahan
Kebebasan menyesatkan

Terkurung dosa prasangka
Menyerah pada sangkaan
Kemungkinan lepasss laluu “Lupa”
Lupa siapa yang harus diurus...

Menjadi lebuh baik atau buruk????


SOLO, 20-03-2012


Rabu, 15 Februari 2012

Dasar Pemikiran

Chairil Anwar dengan sajaknya

Affadi dengan lukisannya
         Apa yang mendorong Chairil Anwar bersajak ataupun Affandy melukis? Kegairahan untuk menyatakan sesuatu yang muncul dalam lubuk hati dan jadi buah pemikiran, melontarkannya keluar dengan cara sendiri yang khas. Berbeda dengan orang lain dalam bentuk dan ekspresi sesuai dengan bakat mereka masing-masing.
        Adanya materi-materi yang ada dalam kehidupan menjadi olahan dialektika seseorang sendiri maupun dengan orang lain. Lalu dipenjarakan dalam pikiran logika. Dan timbullah menjadi dorongan kegelisahan yang sangat untuk dilahirkan dan dilontarkan ke dunia lepas. Dorongan itu disebabkan oleh perasaan cinta, benci, kecewa, gembira, gambaran seketika ataupun yang sudah mendalam lama. Sumbernya adalah pengalaman lahiriah ataupun batiniah si pelaku (seni) pribadi, meskipun pengalaman itu juga dirasakan oleh banyak orang lain bersama dia. Tetapi pada si pelaku (seni), pengalaman itu dirasakan lebih hebat lebih mendalam, lebih intens.
Karya adalah apa yang muncul dari apa yang dirasakandan dipikirkannya serta dihayati dengan intensif tentang segala permasalahan kehidupan dan penghidupan dalam bentuk-bentuk yang khas sesuai dengan bakat dan bawaan pribadinya.
         Karya lahir dari pemikiran, keyakinan dan cita-cita yang dibenahi oleh pengalaman yang dirasakan secara intens. Manusia adalah sebuah karya dari Tuhan. Manusiapun pencipta karya. Manusia pertama-tama adalah individualis karena diciptakan oleh Tuhan Yang Mahakuasa untuk bertanggungjawab secara perseorangan terhadap segala perbuatannya, seperti yang difirmankan Allah Surat Al-Infithar :
Bila langit merekah pecah
Bila bintang-bintang berserakah jatuh
Bila samudra melimpah ruah
Bila kuburan habis terbongkar
Maka tiap jiwa akan mengetahui
Apa yang telah diperbuatnya
Dan apa yang telah dilalaikannya